Kepada Hujan Ini

Kepada hujan ini aku ingin bercerita. Kegelisahan yang merayap menguasai diri sejak semalam. Ada dirimu di sana. Dalam kepasrahan dan kepalsuan. Dengan rindu dan dendam.

Ada diriku di sana. Dengan cinta yang kau sembunyikan. Dengan harapan yang coba kau kubur dengan tangisan. Kepada hujan ini aku menyanyikan sendu. Tentang pikiran-pikiran yang asing. Tentang kesunyian yang begitu bising. Pada akhirnya hanya ada apa? Ada dan tiada satu dalam semu. Aku dan kamu hanya kita yang membisu.

Dingin ini menelanjangiku. Kepada Hujan ini aku menggerutu. Masih cukupkah waktu untuk satu kecupan saja? Matamu terpejam. Mataku menjelma malam. Aku bukan lagi seorang penanti. Aku kini adalah janji. Meski janji apapun sulit dipercayai akhir-akhir ini.

Bersama hujan, malampun turun. Bersama malam rinduku, Kegelisahan, dan Dendam, mengalun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s