Hanya Cintamu

Hanya cintamu yang sanggup aku mengerti di antara suara-suara dunia ini; peperangan, penindasan, dan kepalsuan.

Mungkin karena itu aku hanya sanggup memelukmu, meski angin mengungumkan badainya, dan dingin menghembuskan cakarnya.

Hanya kerinduanmu yang dapat aku rasa di antara musim-musim ini; banjir bandang, kebakaran hutan, dan banyak pengeboman.

Mungkin karena itu hanya langitmu yang dapat kulukiskan di mataku, meski tsunami mencium pantai-pantai, dan katrina menari-nari di utara.

Hanya kecupanmu yang masih terasa di antara segala sejarah ini; revolusi demi revolusi, janji-janji politisi, dan monumen-monumen tinggi.

Mungkin karena itu hanya bauan rambutmu yang sanggup membuatku bertahan, meski satu demi satu pohon tumbang, dan selangkah demi selangkah kiamat datang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s