MEMBUKA

Kau membuka beberapa kata

Telah aku lupa pada suatu masa

Kau lukiskan kembali warnamu yang dulu

Bunga merah muda

Kau menggaris beberapa tanda

Mungkin juga cinta

Telah lalu aku punya

Namun cinta berenang menjauh

Sepetak pantai bertabur garam

Bukan lagi lambaian nyiur dari pulauku

Kenangan menatap

Tak ingin kembali dalam pelukanmu

Silahkan saja kau membaca

Segala remah rindu yang masih bertebaran depan beranda

Rumahmu yang kini tanpa cahaya

Selain kerlap-kerlip pengekang jiwa dan raga

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s