Aku mendengar r…

Aku mendengar rintik hujan menyebutmu
Jatuh riuh menerpa hatiku
Mengalir sampai lubuk paling dalam
Menyuburkannya dengan keagungan dan keindahan
Selayak hikmah datang menghidupi jiwa
Seumpama rindu yang membahagiakannya

Hingga malam mencium ruhmu
Yang berbau bunga mawar dengan racikan madu
Pada pagi harinya matahari bersinar lebih mentari
Aku datang dengan hati yang lebih siap menanti
Lalu apakah cinta memang butuh rasa rindu?
Atau hanya dirimu, hanya dirimu

Ahmad D. Rajiv

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s