SUMBANG

Suara sumbang kau sumbangkan kepada malam malam enggan mendengarkan memanggil angin dari ujung dunia untuk ajarkanmu merdu nada nada daripada menipumu dengan cinta

Hujan bernyanyi mengusir awan menggantikan kesepian tapi apakah dia akan mampu menggantikan lubang yang berkarang dalam dadamu lalu seperi dulu kau akan mengaku kalau kau mencintaiku sembari memetik mawar di tengah tengah cerita yang terbakar

Entah apalagi yang harus aku tuangkan padamu lautan sudah menjadi airmata dan setiap laku telah kehilangan norma tanpa pernah tahu bagaimana sebenarnya ke bahagiamu

Kau mulai menciduk luka dan semoga baka semoga semua masa mengingat suaramu yang tak madu dan pelukanmu yang tak rindu kecuali tatapmu itu tempat aku bersimpuh memohon kehidupan dan memohon cinta adalah memohon dusta yang sebenarnya

Posted from WordPress for Android

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s