SANTAI

Untuk Hikmah;

Simpanlah hatiku di samping bantalmu tutup dengan selimut yang kau dekap penuh cinta melebihi cinta yang kau pelukkan padaku

Aku cuma bisa menghitung suara suara dari dalam layar kaca menungguimu yang pergi entah ke mimpi sebelah mana bawalah cintaku tapi tolong tinggalkan hatiku di sini apa guna manusia yang hidup tanpa hati

Buang tangisanmu itu ke sungai samping rumah yang kita alirkan agar basah singgah di hidup kita yang penuh kekeringan tapi apa gunanya hujan jika hati kita pakaikan payung keabadian

Santai saja santailah biar hidup narilah sudah biarlah kita mulai mengalah biar seandainya malaikat maut singgah di rumah kita yang tinggal setengah kita bisa menjamunya dengan secangkir tawa dan menghadiahkan nyawa kita  secara sukarela

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s