DOA

Doa adalah selamat pagi untukmu agar pedih yang kita pakai tidaklah terlampau membebani matamu

Jangan kau siakan duka yang semai begitu saja untuk dapatkan seikat suka kelak kita harus menjualnya

Jangan kau tutup lagi matamu setelah kita bersama nyalakan hari mata yang tertutup adalah hati yang mati

Jika dulu kita mengayuh mesra di atas rawa tawa kini biarlah kita simpan itu untuk anak cucu kita

Sudah bukan waktunya kelabui matahari dengan sengaja menirukan mati

Sampai kapan pun tetaplah doa yang jadi pembuka mata

Sampai kapan pun janganlah Engkau melupakannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s