HENNA

Henna di tanganmu belum terhapus padahal begitu banyak airmata yang lelah dia urus menyeka dan menerka cinta mana lagi yang kan membuat luka

Ini hadiah untukmu katamu sambil melambaikan ukir sahara di pualam jemarimu lalu aku pun merasa guntur menggeliat di dada dan hujan manja aliri mata begitu indah cintamu

Semoga cintamu tidak bosan melukiskannya lagi menorehkan henna berkali kali seperti mesra datang dan pergi datang saat petang dan pergi sebelum pagi ada sisa rindu di dada seperti lukis henna rampung tanpa sempurna.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s