EUDAEMONIA 2

Satu pagi belum genap matahari masih ganjal geliat mimpi terlihat titik cahaya di ufuk sempurna terbentuk sempurna aku takluk

Satu senja ranum lengkap sang mentari masih sesal melihat negeri terlihat titik cahaya di ufuk sempurna terbentuk sempurna aku rasuk

Satu malam harum lanskap menjalari masih rapal tarekat sufi terlihat titik cahaya di ufuk sempurna terbentuk sempurna aku mabuk

Iklan

Satu pemikiran pada “EUDAEMONIA 2

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s