ERMA

Dulu aku pernah singgah ke banjarmasin tidur lelap di beranda masjid terima malam begitu dingin melangkah tegap susuri siring minat nikmat aroma sungai berangin angin

Rumahmu sebelah mana biar kusempat rapat ke sana sebab pencarianku akan cinta buat aku terombang kata kata dan bimbang di sela deras airmata

Maka mungkin di teras rumahmu dapat kubuang duka kusiang luka mengecup manismu yang kau tuangkan ke dalam cangkir milik ibumu dan sore berhujan sore berkenangan sore berkesudahan

Jika aku kembali ke banjarmasin lagi izinkan aku mengetuk pintu rumahmu sebelum pergi aku akan pamit sebelum pagi dan kicau kicau sungai kan menyeringai
lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s