BUMI

Bumi yang sudah tua berjalan di

suatu sore yang abu abu

karena

asap asap itu

Bertelekan pada

tongkat waktu yang rapuh

dimakan tahun beribu

Dimana anak anak ku

si Pohon

si Danau yang jernih

si Laut yang pemarah

si Padang yang tertawa

mengapa mereka kini makin tiada

Anak anak siapa itu yang begitu kaku?

Ada di tiap sudut rumahku

senyum mereka dari besi tangan mereka dari semen kaki mereka
dari aspal

Suka pula buang hajat sembarangan

limbah-limbah tak kukenal

Langit tetap saja duduk santai di singasananya

minum teh sambil mengenakan jubahnya yang jingga

anak anak nya para awan mengelilingi ayahnya
dengan bangga

Mereka itu hasil perzinahan manusia di tiap tiap
kamarmu

Ujar Langit kepada Bumi
yang masih saja terheran heran sore itu

Kali ini dia ingin sekali
menggerutu

Tapi diurungkannya

Berjalan jalan lah ia menyusuri
pantainya

Dari hujung sana tepat
di bawah kaki Langit nampak
samar seorang bocah terengah engah, ke arahnya kah?

Kakek kakek kakek!

Laut mengirim anak anak
nya lagi kali ini bukan seperti
biasa yang memanjakan kami kali
ini anak anak nya membantai
kami!

Laut anakku ia memang pemarah tapi tak kusangka
marahnya kali ini begitu parah

Bumi sudah tua tiap hari darahya
yang berwarna hitam dikuras
manusia yang kemudian dijadikan
api untuk membakar anak anak nya di belantara dan untuk
menodai putrinya dengan limbah
limbah mereka yang bernafsu

Akhirnya pada suatu malam Bumi
duduk tafakkur menatap bintang
ia enggan mengajak angin berbincang

Seperti biasa angin
cuman pandai menari

Mana pandai ia memberi solusi

Karena bosan duduk termenung di puncak
gunung

Bumi pun turun dan
menuju rumah Tuhan guna meminta jawaban

Tapi sayang
kawan jawaban itu enggan ia
beritahukan padaku tapi dari
seringainya aku tahu dia kini
tengah mempersiapkan bala
tentaranya untuk menghabisi Manusia

Telah dekat akhir yang
dijanjikan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s