KIPAS

Kipas angin baru di kelasku yang biru menari haru menebar sejuknya yang guru sedangkan kami tetap bisu sebab ustadz membawa pelajaran baru

Tidak ada yang menahan lagi angan tuk memakai sepatunya dan mulai berlari mengelilingi dunia sebab ia bosan disini meski kipas itu baru dibeli

Enggan bertanya kepada siapapun aku ini tapi juga berharap tiadaku tanya diberi seperti nafas inilah ketenangan inilah maka jangan dirobah robah lagi

Ibu aku ingin pulang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s