INGAT

Bajumu berwarna senja yang lahar dengan segala pernak pernik warna yang menyisip di sekitarmu kau terlihat seperti sebuah karnaval tapi karnaval tidak memiliki senyuman sedangkan kau memiliki sesuatu yang menguliti kesadaranku

Dan di siang ini disaat angin mengalir begitu saja sambil menyapa dedaunan di angkasa gumpalan awan seperti salju aku teringat kembali pertemuan kita yang malu di antara tumpukan buku buku

Setiap malam aku selalu berusaha mengingat kembali beragam rupa nama warna suara yang selama ini menjejali dan aku di setiap malam itu selalu mengucapkan selamat tidur untukmu meski tak sedikit pun ada kehadiranmu selain di hatiku

Selalu kembali pada titik yang sama hari ini adalah kemarin yang terulang lagi tapi waktu selalu datang sebagai sebuah kotak penyimpanan yang berbeda yang dengan entah dengan apa mengisinya mungkinkah senja yang menawan itu akan kembali menyapaku sebelum terlanjur detak tak lagi milik jantung

Aku selalu mengingatmu sebagai karnaval yang selalu kuharap singgah lagi di hatiku yang sepi ini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s