TIDUR

Butuh sebutir obat tidur selain sekarung harapan dongeng ataupun angan apakah kau

Baiklah lihatlah bulan kuberi gitarku padanya pohon-pohon akan mengiring dengan suaranya bernyanyi bernyanyi dan bernyanyi hantu hantu ikut menari sudahkah kau

Mengapa tak kau bayangkan saja pelukanmu pada bantal itu sebagai pelukanku atau kau terdiam mendengar suara suara malam yang siapa tahu menyebut namaku atau kau akan beranjak ke kamar mandi menggosok gigi mencuci muka dan menatap cermin melihat mataku yang ada di matamu inginkah kau

Bila tepat setelah segelas susu yang terasa seperti kecupan kantuk akan merambat cepat dan kau pun tertidur selimutmu rapat mimpimu lebat indah indah seperti untai mutiara yang rapih lelapkah kau

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s