SEPARUH INGATAN

:ayu

Kuraih tanganku kuusap mataku masih terasa jelas sisa ciumanmu disini sejelas luka yang harum di hatiku ini

Mari berjanji untuk tidak bercinta lagi mari berlari dan cinta kita tinggal pergi marilah bermimpi untuk tidak bangun lagi

Sudahlah sudahlah aku bukan pria yang bisa luluh oleh airmata

Dahulu kala pertama kali mengukir nama terukir pula takdir manis cinta pertama kali terpahat kata terpahat pula pedihnya cerita

Kehabisan candu kau menolak memberi rindu dilirik seekor gagak kau berpura dan berlagak ditinggal hujan kau menyalahkan awan

Oh oh oh jangan seperti itu lagi kau menggerutu oh oh oh jangan bagaikan hujan kau derai tangisan

Tahukah engkau pelangi ya warna warna indah selendang langit kubandingkan dengan matamu sekejap dan dapati biru matamu begitu menyala

Seakan akan langit ikut tak rela laut ikut menyela dapati biru matamu begitu menyala menyala seperti api api surga

Dan aku ikut terbakar terbungkus terlelap dalam harummu yang damai namun ramai sebab sungguh kau senang bercerita

Pada suatu hari sepi yang lucu mengajariku memanggil namamu nama yang juga lucu

Kau adalah separuh ingatan pada suatu hari aku menemukan hatimu tertawa padahal waktu itu sempurna sendu senja kau adalah pelengkap

Kau adalah pelengkap sempurna namun bukan sempurna itu betapa kau bahagia kau tiada mengira hari yang perlahan lahan jera

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s